twitter

Sekolah Masak & Akademi Perhotelan

Aplikasikan Teori dengan Praktik di Industri Perhotelan

50 Mahasiswa D1/D2 Tristar Institute Kaliwaron Belajar Purchasing & Storage di Bella Hotel Surabaya

SETELAH mendapat pembelajaran di kelas dari DosenPurchasing & Storage Truli Nugroho S.Pd, sekarang giliran 50 mahasiswa D1/D2 Tristar Institute Kaliwaron Konsentrasi Culinary dan Pastry pada Jumat (18/08/2017) pagi, belajar seputar sisik melik tentang Purchasing & Storage di Bella Hotel Surabaya.

Sebelum mengikuti acara inti Purchasing & Storage, yang diperesentasikan General Manager Bella Hotel Surabaya Mei Mei di Kana Ballroom Lantai 2, 50 mahasiswa –dibagi dalam tiga kelompok-- juga diberi kesempatan untuk mengikuti agenda tour hotel yang dipandu oleh Yuni, Olive dan Priska dari Bella Hotel Surabaya.

Kedatangan rombongan mahasiswa D1/D2 Tristar Institute Kaliwaron ke hotel budget di kompleks Rich Palace H-21 Jl. HR Muhammad, pagi itu, di dampingi tiga dosen pembimbing yakniTruli Nugroho S.Pd., chef Mario Alvin (Dosen Culinary) danchef Kristian Faskahariyanto (Dosen Pastry). Dalam acara tersebut juga hadir R. Paulus W. Soetrisno M.Par., Kaprodi D3 Perhotelan Akpar Majapahit dan Dosen Housekeeping Akpar Majapahit Agus Sudharsono M.Par.
 
Secara umum, Purchasing adalah suatu departemen yang bertugas untuk melakukan pengadaan dan pembelian barang yang dibutuhkan oleh hotel, baik secara langsung (direct purchase) atau secara tidak langsung (indirect purchase). Jadi pada dasarnya, Purchasing adalah suatu proses pencarian sumber dan pemesanan barang atau jasa untuk kegiatan produksi. Departemen yang menangani proses purchasingtersebut biasanya disebut dengan Purchasing Department.

Dalam sistem pengadaan barang dan bahan,  jenis dari barang/bahan yang dibutuhkan oleh hotel dapat di diklasifikasikan menjadi lima macam:
1. Material supplies
2. Engineering supplies
3. Spa supplies
4. Food
5. Beverage

Semua jenis pengadaan barang dan bahan-bahan di hotel, apapun jenis barang dan bahan tersebut secara prosedural harus melewati Purchasing, Hal ini dimaksudkan agar setiap barang yang dibeli bisa benar-benar sesuai dengan fungsi dan gunanya.

Beberapa prosedur yang harus dilalui oleh departemen pada saat pengadaan bahan kebutuhannya adalah sebagai berikut:
1. Membuat/mengisi form atas permintaan barang yang disebut dengan Purchase Request.
2. Menyerahkan PR (Purchase Request) tersebut kepadaPurchasing Staff.
3. PR dari departemen akan dipakai sebagai supportingdokumen oleh Purchasing dalam membuat surat permintaan barang ke supplier /vendor (PO/Purchase Order)

Sebelum dibekali ilmu tentang Purchasing & Storage di Bella Hotel Surabaya, 50 mahasiswa lebih dahulu melihat langsung kegiatan Storage (gudang) yang berisi aneka peralatan alat tulis kantor atau ATK (non food) saat  diajak tour hotel oleh Yuni, Olive dan Priska, sesuai kelompoknya masing-masing.

Sementara itu, kegiatan Purchasing di hotel budget seperti Bella Hotel Surabaya lebih banyak dilakukan oleh stafPurchasing dengan membeli langsung bahan-bahan masakan (sayur, buah, beras, bumbu, ikan, daging) ke pasar, setelah menerima Banquet Event Order (BEO) dari pihak Sales & Marketing pada H-1.

Namun di hotel berbintang tiga ke atas, maka kegiatanPurchasing itu staf Purchasing Department menerima pengiriman barang dan bahan yang dipesan oleh pihak hotel dari sejumlah pemasok (supplier/vendor) mulai anekan buah dan sayuran, daging ayam sampai daging sapi, telur puyuh sampai telur ayam, air minum dalam kemasan (AMDK) cup,botol maupun galon hingga minuman beralkohol, gula pasir hingga tepung terigu.

Setelah Purchasing Department menerima barang dan bahan dari para pemasok, maka barang dan bahan-bahan itu disimpan di Storage Food dan Non Food. Kepada mahasiswa D1/D2 Tristar Institute Kaliwaron, Olive dari Sales & Marketing Department mengatakan, barang-barang non food yang dibeli oleh pihak hotel disimpan di gudang ini, sedangkan bahan-bahan food disimpan di lemari pendingin di main  kitchen(dapur utama).

”Manajemen keluar masuk barang di Storage Food mengacu pada FIFO (First In, First Out) dan FEFO (First Expire, First Out), sehingga barang-barang yang tersimpan di gudang tidak ada satu pun yang kedaluarsa (expired),” ujar Mei Mei, GM Bella Hotel Surabaya dalam presentasinya kepada mahasiswa.

Storage Food didesain sedemikian rupa sehingga bisa meminimalisasi tumbuhnya jamur dan bakteri yang merugikan. Makanya, suhu ruangan di dalam Storage Food dikontrol antara 24-25 *C dengan kelembaban udara 50-60 persen. 

”Oleh  karena itu, barang-barang dan bahan yang diterima oleh pihak hotel dari pemasok harus berkualitas sesuai standar industri perhotelan dan semuanya mengacu pada Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP),” tandasnya.

Selain mendapat pembekalan langsung dari GM Bella Hotel Surabaya, saat tour hotel mahasiswa juga berkesempatan untuk diskusi dengan chef Deddy Khoiruddin di hot kitchenBella Hotel Surabaya, yang saat itu sedang menyiapkan bumbu dan sejumlah bahan untuk membuat Nasi Goreng Nendang

Selain itu, chef Deddy juga prepare menu untuk lunch (makan siang) mahasiswa D1/D2 Tristar Institute Kaliwaron yakni Cap Cay GorengIkan Cabai HijauKolokeChicken Thai Salad,Sup Ayam Kentang Tahu dan Nasi Putih, sedangkan untukdessert-nya sendiri berupa Es Buah Telasih dan Air Putih

Sementara itu di Archipel Coffee ShopCaptain Joshua Timothy mengadakan demo singkat cara membuat cocktailsederhana yakni Virgin Watermelon Margarita di hadapan mahasiswa. 

Resep untuk meracik minuman tersebut bahannya terdiri dariWatermelonLimeWineSoda Water dan Agave. Usai meracik minuman tersebut, Joshua mempersilakan mahasiswa D1/D2 Tristar Institute Kaliwaron untuk mencicipi dua gelasVirgin Watermelon Margarita yang telah dibuatnya.

Anda tertarik aneka kegiatan mahasiswa dan ingin menjadi bagian dari civitas akademika Tristar Institute, silakan datang langsung ke Kampus Tristar Institute Jl Kaliwaron No. 58-60 Surabaya, Telp. (031) 5999593, sekarang juga. (ahn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar